Sering orang tidak mau disebut lemah. Dengan berbagai cara, ia berusaha menjadikan atau
menunjukkan bahwa dirinya lebih kuat dari orang lain, mengikuti kontes-kontes adu kekuatan atau meminum obat kuat yang kini makin gencar iklannya.
Tapi aneh, apakah si lemah akan menjadi kuat, atau yang kuat malah jadi lemah jika ia berada
dalam bis dan ia berada dalam posisi duduk sedangkan ada ibu - ibu yang lagi hamil berdiri di
depannya. Fenomena ini mungkin tak asing bagi anda - anda penumpang bis kota, terutama di wilayah jakarta ini.
Banyak orang yang terlihat masih muda dan kuat, tetapi nyatanya di hadapkan dengan kejadian ini, tidak mau mengalah untuk memberikan tempat duduknya bagi si lemah. Walaupun telah jelas di hadapannya kalo ibu yang sedang berdiri itu jauh lebih tua daripada nya dan juga terlihat lelah.
Rupanya ada iklan yang hampir mirip dengan kejadian si kuat dan si lemah, iklan ini dibuat oleh
sebuah perusahaan asuransi mobil, yang dapat mengatasi mobil anda. Menggelikan, disitu
digambarkan , ada seorang pemuda yang sedang menunjukkan kekuatannya, kemampuannya kepada pacarnya, padahal ia sama sekali tidak melakukan apapun.
Ceritanya, ketika ban mobil yang dikendarainya pecah, pemuda itu memanggil tim dari perbaikan kendaraan, dan ia berpura - pura memperbaiki mobilnya. Ia mengambil abu dan mengotori tangannya, sehingga ia terlihat telah melakukan perbaikan mobil, ia berpura pura menghabiskan tenaga dalam memasang ban mobil, padahal .... IA TIDAK melakukan apapun.
Dari kejadian ini, dapat diambil sebuah perenungan, sebetulnya siapa sih yang kuat, apakah kuat kita ukur dari besarnya otot sehingga dapat mengangkut sebuah beban yang berat??? , atau kuat itu berarti suatu pertunjukkan yang hanya dipamerkan untuk "kekasih" tercinta. Atau kesediaan kita merelakan tempat duduk kita untuk yang lemah, kita masih kuat berdiri khan???, atau kita tiba tiba akan merasa lemah jika hal ini terjadi.
Mungkin lebih tepat arti kuat disini adalah :
kuatnya kita berkorban pada yang lebih lemah dari kita
(ups tapi jangan merasa lemah ya, kalo anda merasa begitu berarti anda orang yang memang LEMAH).
Kuatnya kita menahan nafsu kita karena nafsu yang tidak terkendali
akan menggerogoti kita & melemahkan iman kita.
Mari kita berusaha menjadi muslim dan muslimah yang kuat, yang bermanfaat bagi saudara- saudara kita.
Showing posts with label perenungan. Show all posts
Showing posts with label perenungan. Show all posts
Sunday, December 11, 2005
Monday, October 24, 2005
1 + 1 = 30001
1 tambah 1 = 30001
Apakah ini hitungan yang salah, atau ini dihitung oleh orang yang tidak pernah belajar matematika, mungkin sebagian "ahli matematika" menganggap hitungan ini salah besar.
Tidak salah jika kita berhitung dalam cara Islam, di dalam Islam banyak2 kebaikan, dimana kebaikan tidak hanya dihitung dengan hitungan matematika 1 + 1 = 2 tapi bisa lebih..
Dalam Al Baqarah disebutkan :
Ayat 245 :
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkah hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.
Ayat 261 :
Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. Adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siap yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Dari sinilah kita sadari bahwa 1 + 1 dalam Islam bukanlah sama dengan 2 tapi bisa lebih, karena ALLAH menjanjikan kita kebaikan yang berlipat ganda.
NAh kalo 1 + 1 = 30001???
Diantara sepuluh hari Ramadhan terdapat ‘Lailatul Qadr’, yaitu ‘malam seribu bulan. ’
Apakah ’malam seribu bulan’ itu ?
Allah SWT berfirman :
”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Al-Qadr :1-5)
Allah telah menjanjikan jika kita beribadah di malam lailatul Qdr mendapatkan pahala setara dengan pahala ibadah2 selama 1000 bulan. Jika 1 bulannya ada 30 hari maka 1000 bulan berarti ada 30000 pahala dan ditambah 1 kebajikan karena kita melakukan ibadah itu.
Subhanallah, umur kita aja tidak sampai 1000 bulan,
bagaimana kita bisa memperoleh pahala itu.
Haid dan nifas, tidak menghalangi ibadah dan bermunajat kepada ALLAH, itu adalah pemahaman yang keliru. Memang ada hal2 yang dilarang oleh ALLAH, t api pelarangan terhadap hal-hal itu tidak membuat wanita dilarang beribadah. Jangan pernah berkecil hati akan takdir ini, yang harus dipikirkan adalah bagaimana perempuan melakukan ibadah lainnya yang optimal. Misal berdzikir dan berdoa, membaca terjemahan, atau kebaikan- kebaikan lainnya.
Sayang jika malam seribu bulan ini kita lewatkan begitu saja, mungkin ini kesempatan terakhir kita..
Apakah saudaraku sekalian berpikir kehidupan anda berlangsung selamanya???.
Suatu saat ada kiamat kecil yang pasti menghampiri kita, kematian. Untuk itu mari kita luangkan waktu kita dengan sebaik baik ibadah, karena hidup hanya sekali.
Kita sisakan waktu untuk beribadah, dan menghidupkan bulan Ramadhan ini dengan amalan terbaik kita.
Apakah ini hitungan yang salah, atau ini dihitung oleh orang yang tidak pernah belajar matematika, mungkin sebagian "ahli matematika" menganggap hitungan ini salah besar.
Tidak salah jika kita berhitung dalam cara Islam, di dalam Islam banyak2 kebaikan, dimana kebaikan tidak hanya dihitung dengan hitungan matematika 1 + 1 = 2 tapi bisa lebih..
Dalam Al Baqarah disebutkan :
Ayat 245 :
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkah hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.
Ayat 261 :
Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. Adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siap yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Dari sinilah kita sadari bahwa 1 + 1 dalam Islam bukanlah sama dengan 2 tapi bisa lebih, karena ALLAH menjanjikan kita kebaikan yang berlipat ganda.
NAh kalo 1 + 1 = 30001???
Diantara sepuluh hari Ramadhan terdapat ‘Lailatul Qadr’, yaitu ‘malam seribu bulan. ’
Apakah ’malam seribu bulan’ itu ?
Allah SWT berfirman :
”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Al-Qadr :1-5)
Allah telah menjanjikan jika kita beribadah di malam lailatul Qdr mendapatkan pahala setara dengan pahala ibadah2 selama 1000 bulan. Jika 1 bulannya ada 30 hari maka 1000 bulan berarti ada 30000 pahala dan ditambah 1 kebajikan karena kita melakukan ibadah itu.
Subhanallah, umur kita aja tidak sampai 1000 bulan,
bagaimana kita bisa memperoleh pahala itu.
Haid dan nifas, tidak menghalangi ibadah dan bermunajat kepada ALLAH, itu adalah pemahaman yang keliru. Memang ada hal2 yang dilarang oleh ALLAH, t api pelarangan terhadap hal-hal itu tidak membuat wanita dilarang beribadah. Jangan pernah berkecil hati akan takdir ini, yang harus dipikirkan adalah bagaimana perempuan melakukan ibadah lainnya yang optimal. Misal berdzikir dan berdoa, membaca terjemahan, atau kebaikan- kebaikan lainnya.
Sayang jika malam seribu bulan ini kita lewatkan begitu saja, mungkin ini kesempatan terakhir kita..
Apakah saudaraku sekalian berpikir kehidupan anda berlangsung selamanya???.
Suatu saat ada kiamat kecil yang pasti menghampiri kita, kematian. Untuk itu mari kita luangkan waktu kita dengan sebaik baik ibadah, karena hidup hanya sekali.
Kita sisakan waktu untuk beribadah, dan menghidupkan bulan Ramadhan ini dengan amalan terbaik kita.
Friday, October 07, 2005
Pilih Mana Inner beauty atau outer beauty???
Sering banget pertanyaan ini saya lontarkan ke saudara laki-laki.
Pilih mana??? cantik atau imannya bagus..
Pertanyaan sederhana, tapi berat jawabannya.
Dari sekian pertanyaan yang dilontarkan tak jarang juga yang memilih tentang kecantikan.
Sesaat saya sedih, bagaimana dengan yang penampilan fisik mereka yang pas-pas an, apakah mereka harus mati-matian mengubah fisik mereka, agar mereka "Laku"(maaf kalo saya mengambil istilah ini ).
Kembali saya pada suatu keyakinan, apapun bentuk fisik seorang wanita, atau seorang pria, hanyalah ALLAH yang penentu jodohnya :) dan kembali pada sebuah ayat dalam Al Quran yang menyebutkan:
Yang baik akan dijodohkan dengan yang baik pula, sedangkan yang jahat dengan yang jahat..
Berpijak kepada kecantikan hati atau yang sering kita sebut inner beauty ada sebuah solusi yang saya peroleh yang bisa mewujudkan itu:
1. seringlah membaca al Quran.
Karena dengan baca al Quran dengan baik, maka otomatis kita senam
wajah :) Al Quran merupakan asy-syfah atau obat bagi pembacanya, sehingga
pancaran wajah orang-orang yang dekat dengan al Quran sangat menarik
hati. Apalagi kalo membacanya tidak hanya di lisan, atau hanya
membaca tanpa tahu makna di dalamnya tapi keseluruhan dari itu, kita
membacanya, kita memahaminya dan kita mengamalkannya.
2. Sedekah
Sedekah itu akan bisa membersihkan hati kita, karena sangat banyak orang kesusahan atau berhitung hitung dalam mengeluarkan zakat ataupun sedekah, padahal kalo untuk urusan kebutuhan yang tersier ( istilah keren untuk kebutuhan yang sebetulnya gak perlu perlu amat) diturutinya.
Saudaraku, Allah telah berjanji kepada kita, akan mengganti apapun yang kita belanjakan di jalan ALLAH dengan yang lebih baik lagi..
Apakah kita tidak menginginkan hal itu??
3. Qiyamul lail
Di kala banyak orang yang terlelap dengan tidurnya, ALLAH memerintahkan kita untuk bangun dari tidurmu, kenapa ??
karena waktu itu adalah waktu-waktu mustajab, doa doa kita terkabul. Kita bisa mengeluh kepada ALLAH, mengingat dosa2 kita dan berjanji tidak mengulanginya lagi.
Merajut kasih dengan sang MAHA KASIH, ALLAH swt.
4. mengajak orang lain pada kebaikan.
Jangan sampai kita menjadi orang penting sendiri ya.
"Yang penting kita sudah baik, yang penting kita sudah beribadah.."
Semoga kita dapat memiliki inner beauty, karena ALLAH tidak melihat fisik kita tapi melihat hati kita :)
Betapa indahnya, betapa semua dihargai oleh ALLAH karena melihat ibadahnya, bukan fisik.
Fisik merupakan ujian untuk sang pemiliknya tepatnya oleh yang dititipin, sekalipun kecantikan ketampanan hal itu juga merupakan cobaan bagi yang dititipin.Tak luput dari itu, kecantikan luar juga perlu lho, apa yang kita miliki hendaklah kita rawat dengan baik karena itu merupakan wujud syukur kita kepada Penciptanya, ALLAH.
Pilih mana??? cantik atau imannya bagus..
Pertanyaan sederhana, tapi berat jawabannya.
Dari sekian pertanyaan yang dilontarkan tak jarang juga yang memilih tentang kecantikan.
Sesaat saya sedih, bagaimana dengan yang penampilan fisik mereka yang pas-pas an, apakah mereka harus mati-matian mengubah fisik mereka, agar mereka "Laku"(maaf kalo saya mengambil istilah ini ).
Kembali saya pada suatu keyakinan, apapun bentuk fisik seorang wanita, atau seorang pria, hanyalah ALLAH yang penentu jodohnya :) dan kembali pada sebuah ayat dalam Al Quran yang menyebutkan:
Yang baik akan dijodohkan dengan yang baik pula, sedangkan yang jahat dengan yang jahat..
Berpijak kepada kecantikan hati atau yang sering kita sebut inner beauty ada sebuah solusi yang saya peroleh yang bisa mewujudkan itu:
1. seringlah membaca al Quran.
Karena dengan baca al Quran dengan baik, maka otomatis kita senam
wajah :) Al Quran merupakan asy-syfah atau obat bagi pembacanya, sehingga
pancaran wajah orang-orang yang dekat dengan al Quran sangat menarik
hati. Apalagi kalo membacanya tidak hanya di lisan, atau hanya
membaca tanpa tahu makna di dalamnya tapi keseluruhan dari itu, kita
membacanya, kita memahaminya dan kita mengamalkannya.
2. Sedekah
Sedekah itu akan bisa membersihkan hati kita, karena sangat banyak orang kesusahan atau berhitung hitung dalam mengeluarkan zakat ataupun sedekah, padahal kalo untuk urusan kebutuhan yang tersier ( istilah keren untuk kebutuhan yang sebetulnya gak perlu perlu amat) diturutinya.
Saudaraku, Allah telah berjanji kepada kita, akan mengganti apapun yang kita belanjakan di jalan ALLAH dengan yang lebih baik lagi..
Apakah kita tidak menginginkan hal itu??
3. Qiyamul lail
Di kala banyak orang yang terlelap dengan tidurnya, ALLAH memerintahkan kita untuk bangun dari tidurmu, kenapa ??
karena waktu itu adalah waktu-waktu mustajab, doa doa kita terkabul. Kita bisa mengeluh kepada ALLAH, mengingat dosa2 kita dan berjanji tidak mengulanginya lagi.
Merajut kasih dengan sang MAHA KASIH, ALLAH swt.
4. mengajak orang lain pada kebaikan.
Jangan sampai kita menjadi orang penting sendiri ya.
"Yang penting kita sudah baik, yang penting kita sudah beribadah.."
Semoga kita dapat memiliki inner beauty, karena ALLAH tidak melihat fisik kita tapi melihat hati kita :)
Betapa indahnya, betapa semua dihargai oleh ALLAH karena melihat ibadahnya, bukan fisik.
Fisik merupakan ujian untuk sang pemiliknya tepatnya oleh yang dititipin, sekalipun kecantikan ketampanan hal itu juga merupakan cobaan bagi yang dititipin.Tak luput dari itu, kecantikan luar juga perlu lho, apa yang kita miliki hendaklah kita rawat dengan baik karena itu merupakan wujud syukur kita kepada Penciptanya, ALLAH.
Subscribe to:
Posts (Atom)